Artikel kesehatan kerja | Artikel kesehatan umum | Jasa Kesehatan Kerja | Jasa Kesehatan | Alat Kesehatan | Training Kesehatan | Alat Safety | Emergency medicine | Drugs | Law | Knowledge | USANA | Weight Loss | Cosmetic | Sport | Healthy Food | General Practice | Anti Aging | Sexual Problems | Perawatan Kulit | Perawatan Rambut |
Health Talk
Health Risk Assesment
Vaccination
Hearing Conservation Program
First Aid Program
Konsultasi Kesehatan Kerja
Audit Kesehatan Kerja
Medical Emergency Response
Respiratory Protection Program
Ergonomi
Drugs and Equipment

 

ALPHA HYDROXI ACID : APA ITU ?

 

 

Alpha hydroxyl acid/AHA adalah kelompok senyawa karboksilat organik.

 

Description: Image result for ACID HYDROXY ALPHA

AHA yang paling sering digunakan dalam aplikasi kosmetik biasanya berasal dari produk makanan termasuk asam glikolat (dari tebu), asam laktat (dari susu asam), asam malat (dari apel), asam sitrat (dari buah sitrus) dan asam tartarat (dari anggur anggur).

Mereka bisa dibuat secara alami atau sintetis.

AHA terkenal akan penggunaannya di industri kosmetik.

Mereka sering ditemukan pada produk yang membantu dalam mengurangi keriput serta melembutkan kuat, menghilangkan garis kulit dan memperbaiki keseluruhan tampilan dan nuansa kulit.

Mereka juga digunakan sebagai chemical peeling yang tersedia di dokter kulit, spa kecantikan dan kesehatan, dan perlengkapan rumah, yang biasanya mengandung konsentrasi lebih rendah sekitar 4%.

Hasil yang efektif melalui pengobatan terus menerus telah mengakibatkan AHA menjadi metode yang berhasil & berkembang untuk membatasi efek penuaan pada industri kulit dan kosmesis.

Agar senyawa topikal menjadi efektif, termasuk AHA, ia harus menembus ke dalam kulit dimana ia dapat bekerja pada sel hidup.

Bioavailabilitas (terutama dipengaruhi oleh ukuran molekul kecil) merupakan faktor penting dalam kemampuan senyawa untuk menembus lapisan atas kulit.

Asam glikolat, memiliki ukuran molekul terkecil, adalah AHA dengan bioavailabilitas terbaik dan menembus kulit dengan sangat mudah; ini sebagian besar menyumbang popularitas produk ini dalam aplikasi kosmetik.

AHA DAN KONSENTRASI

-Pada konsentrasi rendah (5-10%), seperti yang ditemukan pada banyak produk OTC, asam glikolat (GA) mengurangi adhesi sel di epidermis dan mempromosikan pengelupasan kulit.

Konsentrasi rendah memungkinkan aplikasi harian sebagai monoterapi atau sebagai bagian dari manajemen perawatan kulit yang lebih luas untuk kondisi seperti jerawat, krn sinar matahari, kerutan dan melasma.

Perhatian harus diberikan untuk menghindari iritasi agar tidak memburuknya masalah melasma atau pigmen lainnya.

Formulasi yang lebih baru menggabungkan asam glikolat dengan asam amino seperti formulasi arginine dan time-release formula yang mengurangi risiko iritasi tanpa mempengaruhi keampuhan asam glikolat.

Penggunaan anti-iritasi tambahan seperti allantoin juga dapat membantu dalam mengurangi iritasi.

-Pada konsentrasi yang lebih tinggi (10-50%) efek glycolic acid/GA lebih terasa, namun aplikasinya harus dibatasi.

Aplikasi semacam itu dapat digunakan untuk mempersiapkan kulit untuk mendapatkan konsentrasi asam glikolat yang lebih kuat (50 - 70%) atau mempersiapkan kulit untuk aplikasi kimia yang lebih kuat (misalnya asam trikloroasetat).

-Pada konsentrasi tertinggi (50-70%) yang dioleskan selama 3 sampai 8 menit di bawah pengawasan dokter, asam glikolat meningkatkan sela antara sel dan dapat digunakan untuk merawat kulit berjerawat atau kerusakan foto (misalnya karena adanya disfigmentasi, melasma) .

Manfaat aplikasi kontak pendek semacam itu (chemical peels) bergantung pada pH larutan (semakin asam produknya, atau semakin rendah pH, ??semakin jelas hasilnya), konsentrasi GA (konsentrasi yang lebih tinggi menghasilkan respon yang lebih kuat. ), lamanya aplikasi dan pengkondisian kulit sebelumnya seperti penggunaan produk vitamin A topikal.

Meskipun aplikasi tunggal GA 50-70% akan menghasilkan hasil yang bermanfaat, beberapa perawatan setiap 2 sampai 4 minggu diperlukan untuk hasil yang optimal.

Penting untuk dipahami bahwa asam glikolat peeling adalah chemical peeling yang memiliki risiko dan efek samping seperti kulit lainnya.

Beberapa efek samping pengelupasan kimia AHA dapat mencakup hiper-pigmentasi, kemerahan yang terus-menerus, jaringan parut, dan juga infeksi herpes wajah ("cold sores").

SAFETY

AHA umumnya aman bila digunakan pada kulit sebagai agen kosmetik yang menggunakan dosis yang dianjurkan.

Efek samping yang paling umum adalah iritasi kulit ringan, kemerahan dan pengelupasan.

Tingkat keparahannya biasanya bergantung pada pH dan konsentrasi asam yang digunakan.

Chemical peeling cenderung memiliki efek samping yang lebih parah termasuk perubahan warna yang melepuh, terbakar dan kulit, meski biasanya ringan dan hilang satu atau dua hari setelah perawatan.

 

FDA juga memperingatkan konsumen bahwa perawatan harus dilakukan saat menggunakan AHA setelah sebuah studi yang disponsori industri menemukan bahwa mereka dapat meningkatkan kepekaan terhadap sinar matahari.

 

 

 

 

 

- Dr Agus Juanda/ Hiperkes Physician / Occupational Health Physician

- Email : ajuanda_id@yahoo.com

- HP : 08122356880

 

 

 

PEMBUATAN HEALTH PLAN DI SEBUAH PERUSAHAAN ,SILAHKAN CALL 08122356880  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Home
About me
Site Map

website counter

Copy right @2011, www.kesehatankerja.com