Artikel kesehatan kerja | Artikel kesehatan umum | Jasa Kesehatan Kerja | Jasa Kesehatan | Alat Kesehatan | Training Kesehatan | Alat Safety | Emergency medicine | Drugs |
Health Talk
Health Risk Assesment
Vaccination
Hearing Conservation Program
First Aid Program
Konsultasi Kesehatan Kerja
Audit Kesehatan Kerja
Medical Emergency Response
Respiratory Protection Program
Ergonomi
Drugs and Equipment

 

AMIODARONE

 

Amiodarone adalah obat kelas ACLS.

handphone-tablet 

Amiodarone adalah obat antiaritmia yang digunakan untuk mengobati dan mencegah jenis aritmia/ detak jantung tidak teratur.

Diindikasikan hanya untuk aritmia yang mengancam jiwa karena risiko efek samping toksisitas berat; menimbulkan masalah manajemen utama yang dapat mengancam jiwa pasien yang berisiko meninggal mendadak;

Oleh karena itu, usahakan untuk memanfaatkan agen alternatif terlebih dahulu.

INDIKASI

-VENTRIKEL FIBRILASI (VF),

Defibrilasi adalah pengobatan pilihan untuk fibrilasi ventrikel (VF) yaitu pada cardiac arrest.

Namun, amiodarone digunakan pada VF yang gagal di therapy dengan adrenalin.

Pedoman 2010 dari American Heart Association memasukkan amiodarone sebagai agen lini kedua (setelah epinefrin atau vasopresin).

Mereka percaya bahwa amiodarone lebih efektif daripada lidokain di VF atau pulseless ventricular tachycardia.

Dosis : 300 mg IV atau intraosseous push setelah dosis epinefrin jika tidak ada respon awal terhadap defibrilasi

Dapat diulangi dengan 150 mg IV q 3-5min

Obat Ini bekerja dengan cara memblokir sinyal listrik tertentu di jantung yang menyebabkan detak jantung tidak teratur.

Meskipun amiodarone memiliki banyak efek samping, beberapa di antaranya bersifat parah dan berpotensi fatal, tetapi amiodarone telah berhasil mengobati banyak aritmia , saat obat antiaritmia lainnya gagal.

Amiodarone dianggap sebagai obat antiaritmia "spektrum luas", yaitu, memiliki banyak dan efek kompleks pada aktivitas listrik jantung yang bertanggung jawab atas ritme jantung.

Di antara efek listrik yang paling penting adalah:

-sebuah keterlambatan dalam tingkat di mana sistem kelistrikan jantung "diisi kembali" setelah kontrak jantung (repolarisasi);

-perpanjangan fase listrik di mana sel otot jantung dirangsang secara elektrik (potensial aksi);

-perlambatan kecepatan konduksi listrik (seberapa cepat masing-masing impuls dilakukan melalui sistem listrik jantung);

-pengurangan kecepatan penembakan generator normal impuls listrik di jantung (alat pacu jantung);

-sebuah pelambatan konduksi melalui berbagai jalur listrik khusus (disebut jalur aksesori) yang dapat bertanggung jawab atas aritmia.

Selain menjadi obat antiaritmia, amiodaron juga menyebabkan pembuluh darah melebar (membesar). Efek ini bisa berakibat pada penurunan tekanan darah.

Karena efek ini, mungkin juga bermanfaat pada pasien dengan gagal jantung kongestif.

Amiodarone ditemukan pada tahun 1961 dan disetujui oleh FDA pada bulan Desember 1985

CARA PEMBERIAN

Obat Ini bisa diberikan melalui :

•  Oral/mulut,

•  intravena,

•  intraosseous

Bila melalui mulut, diperlukan beberapa minggu untuk efek dimulai.

obat ini adalah antiaritmia kelas III.

EFEK SAMPING

Amiodarone dapat memiliki efek samping yang serius, sehingga terutama disarankan hanya untuk pengobatan aritmia ventrikel yang signifikan yang mengancam jiwa.

 

SEDIAAN

-Tablet: 100, 200 mg.

- Injeksi: 50 mg / ml, 1,5 g / ml, 1,8 g / ml.

 

 

Situs ini adalah portal khusus untuk membahas pengembangan kesehatan kerja atau occcupational health di Indonesia.

Jika anda mempunyai pertanyaan tentang jasa pengembangan program kesehatan kerja di perusahaan atau tempat kerja anda, silahkan kontak :

- Dr Agus Juanda/ Hiperkes Physician / Occupational Health Physician

- Email : ajuanda_id@yahoo.com

- HP : 08122356880

- Website : http://www.kesehatankerja.com

 

 

 

 

KONSULTASI TENTANG PELAYANAN KESEHATAN KERJA DI PERUSAHAAN ANDA ,SILAHKAN EMAIL KE : ajuanda_id@yahoo.com ATAU CALL : 08122356880 

 

 

 

 

 

 

 

Home
About me
Site Map

website counter

Copy right @2011, www.kesehatankerja.com