Artikel kesehatan kerja | Artikel kesehatan umum | Jasa Kesehatan Kerja | Jasa Kesehatan | Alat Kesehatan | Training Kesehatan | Alat Safety | Emergency medicine | Drugs | Law | Knowledge |
Health Talk
Health Risk Assesment
Vaccination
Hearing Conservation Program
First Aid Program
Konsultasi Kesehatan Kerja
Audit Kesehatan Kerja
Medical Emergency Response
Respiratory Protection Program
Ergonomi
Drugs and Equipment

 

CENTRAL CORD SYNDROME

 

Central cord syndrome (CCS) adalah bentuk paling sering dari cedera tulang belakang cervical.

Hal ini ditandai dengan hilangnya gerakan dan sensasi di lengan dan tangan.

Description: http://image.slidesharecdn.com/discusstheclinicalmanifestationsmanagementofacute-150423161917-conversion-gate02/95/discuss-the-clinical-manifestations-management-of-acute-13-638.jpg?cb=1429824058

Biasanya hasil dari trauma yang menyebabkan kerusakan pada leher, menyebabkan luka parah pada materi abu-abu sentral dari sumsum tulang belakang.

handphone-tablet 

Sindrom ini lebih sering terjadi pada orang di atas usia 50 karena osteoarthritis di daerah leher menyebabkan melemahnya tulang belakang.

CCS paling sering terjadi antara orang tua dengan spondylosis serviks, namun juga dapat terjadi pada individu yang lebih muda.

 

CCS adalah sindroma cedera sumsum tulang belakang tidak lengkap yang paling sering terjadi.

Setelah cedera yang tidak lengkap, otak masih memiliki kapasitas untuk mengirim dan menerima beberapa sinyal bawah lokasi cedera.

Mengirim dan menerima sinyal ke dan dari bagian tubuh berkurang, tidak sepenuhnya diblokir.

CCS memberikan kerugian motorik yang lebih besar di tungkai atas daripada di tungkai bawah, dengan hilangnya sensasi variabel.

 

Ini pertama kali dijelaskan oleh Schneider pada tahun 1954.

Hal ini umumnya dikaitkan dengan prognosis yang baik untuk beberapa derajat pemulihan neurologis dan fungsional.

Namun, faktor-faktor seperti usia, kondisi yang sudah ada sebelumnya, dan luasnya cedera akan mempengaruhi proses pemulihan.

TANDA DAN GEJALA

CCS ditandai dengan gangguan motorik dengan proporsional lebih besar di extremitas atas dibandingkan dengan ekstremitas bawah, dan variabel gangguan sensorik di bawah tingkat cedera dalam kombinasi dengan disfungsi kandung kemih dan retensi urin.

Sindrom ini berbeda dari lesi yang lengkap, yang ditandai dengan kerugian total dari semua sensasi dan gerakan di bawah tingkat cedera.

 

 

 

Situs ini adalah portal khusus untuk membahas pengembangan kesehatan kerja atau occcupational health di Indonesia.

Jika anda mempunyai pertanyaan tentang jasa pengembangan program kesehatan kerja di perusahaan atau tempat kerja anda, silahkan kontak :

- Dr Agus Juanda/ Hiperkes Physician / Occupational Health Physician

- Email : ajuanda_id@yahoo.com

- HP : 08122356880

- Website : http://www.kesehatankerja.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Home
About me
Site Map

website counter

Copy right @2011, www.kesehatankerja.com