Artikel kesehatan kerja | Artikel kesehatan umum | Jasa Kesehatan Kerja | Jasa Kesehatan | Alat Kesehatan | Training Kesehatan | Alat Safety | Emergency medicine | Drugs | Law | Knowledge | USANA |
Health Talk
Health Risk Assesment
Vaccination
Hearing Conservation Program
First Aid Program
Konsultasi Kesehatan Kerja
Audit Kesehatan Kerja
Medical Emergency Response
Respiratory Protection Program
Ergonomi
Drugs and Equipment

 

LEFT BUNDLE BRACH BLOCK/ LBBB

 

Left bundle brach block (LBBB) adalah kelainan konduksi jantung yang terlihat pada elektrokardiogram (EKG).

Dalam kondisi ini, aktivasi ventrikel kiri jantung tertunda, yang menyebabkan ventrikel kiri berkontraksi lebih lambat dari ventrikel kanan.

handphone-tablet 

LATAR BELAKANG

 

Biasanya septum diaktifkan dari kiri ke kanan, memproduksi gelombang Q kecil di lead lateral.

Dalam LBBB, arah normal septum depolarisasi terbalik (menjadi kanan ke kiri), ketika impulse menyebar pertama ke RV melalui cabang berkas kanan dan kemudian ke LV melalui septum.

Urutan aktivasi ini memperpanjang durasi QRS > 120 ms dan menghilangkan gelombang septum Q yang normal di lead lateral.

Arah keseluruhan depolarisasi (dari kanan ke kiri) menghasilkan gelombang R tinggi di lead lateral (I, V5-6) dan gelombang S yang dalam di lead prekordial kanan (V1-3), dan biasanya menyebabkan deviasi aksis kiri.

Karena ventrikel diaktifkan secara berurutan (kanan, lalu kiri) dan bukan secara bersamaan, ini menghasilkan gelombang R ( bentuk M) luas atau berlekuk di lead lateral.

 

Description: Image result for bundle branch block

 

PENYEBAB

 

Di antara penyebab LBBB adalah:

 

-stenosis aorta

-kardiomiopati dilatasi

-infark miokard akut

-penyakit arteri koroner yang luas

-Penyakit utama dari sistem konduksi listrik jantung

-Hipertensi kronik yang menyebabkan dilatasi pangkal aorta dan regurgitasi aorta

-Penyakit Lyme

-efek samping dari beberapa operasi jantung (misalnya, rekonstruksi aorta)

 

DIAGNOSA

 

Kriteria untuk mendiagnosa LBBB pada elektrokardiogram:

 

-Irama jantung harus asal dari supraventricular

-Durasi QRS harus = 120 ms

-Harus ada QS atau rS kompleks dalam lead V1 dan V2

-Harus adagelombang R berlekuk (bentuk 'M') dalam lead V5 dan V6.

 

 

PENGOBATAN

 

-Pasien dengan LBBB memerlukan evaluasi jantung lengkap, dan mereka dengan LBBB dan sinkop atau hamper sinkop mungkin memerlukan alat pacu jantung.

-Beberapa pasien dengan LBBB, QRS berkepanjangan (biasanya> 150 ms), dan gagal jantung sistolik dapat mengambil manfaat dari alat pacu jantung biventricular, yang memungkinkan untuk lebih baik dari kontraksi jantung.

 

 

 

.

 

 

Description: https://iak.olx.ph/images_olxph/820839889_1_1000x700.jpg?bucket=10

Click here for order & member : www.5693393.usana.com

 

Situs ini adalah portal khusus untuk membahas pengembangan kesehatan kerja atau occcupational health di Indonesia.

Jika anda mempunyai pertanyaan tentang jasa pengembangan program kesehatan kerja di perusahaan atau tempat kerja anda, silahkan kontak :

- Dr Agus Juanda/ Hiperkes Physician / Occupational Health Physician

- Email : ajuanda_id@yahoo.com

- HP : 08122356880

- Website : http://www.kesehatankerja.com

- Mega Antioxidant : www.5693393.usana.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Home
About me
Site Map

website counter

Copy right @2011, www.kesehatankerja.com