Artikel kesehatan kerja | Artikel kesehatan umum | Jasa Kesehatan Kerja | Jasa Kesehatan | Alat Kesehatan | Training Kesehatan | Alat Safety | Emergency medicine | Drugs | Law | Knowledge | USANA | Weight Loss | Cosmetic | Sport | Healthy Food | General Practice | Anti Aging | Sexual Problems | Perawatan Kulit | Perawatan Rambut | Obstetric |
Health Talk
Health Risk Assesment
Vaccination
Hearing Conservation Program
First Aid Program
Konsultasi Kesehatan Kerja
Audit Kesehatan Kerja
Medical Emergency Response
Respiratory Protection Program
Ergonomi
Drugs and Equipment

 

PENANGANAN KERACUNAN JENGKOL/DJENGKOLIC ACID/ARCHIDENDRON JIRINGA

 

PENDAHULUAN

 

Asam Djenkolic (atau kadang-kadang asam jengkolic) adalah asam amino non-protein yang mengandung belerang / sulfur yang ditemukan secara alami di tanaman jengkol di Asia Tenggara (Archidendron jiringa).

Toksin terdiri dari dua radikal sistein yang dihubungkan oleh satu karbon di antara atom belerang.

Beracun bagi manusia, karena sering menyebabkan gagal ginjal.

Asam Djenkolic pertama kali diisolasi oleh Van Veen dan Hyman dari air kencing penduduk asli Jawa yang telah memakan kacang djenkol dan menderita keracunan.

Mereka kemudian berhasil mengisolasi kristal asam djenkolic dari biji jengkol ini.

Asam Djenkolic kemudian dilaporkan ditemukan sebanyak 20 gram dalam setiap kilogram biji kering djenkol, dan dilaporkan juga ditemukan pada benih tanaman polongan lainnya seperti Leucaena esculenta (2,2 g / kg ) dan Pithecolobium ondulatum (2,8 g / kg).

Description: Image result for djenkolic

 

TOKSISITAS JENGKOL

 

Toksisitas asam djenkolic pada manusia muncul dari kelarutannya yang buruk dalam kondisi asam setelah konsumsi jengkol.

Asam amino mengendap menjadi kristal yang menyebabkan iritasi mekanis pada tubulus ginjal dan saluran kencing, sehingga timbul gejala :

-ketidaknyamanan perut,

-sakit pinggang,

-kolik parah,

- mual,

- muntah,

-disuria,

-hematuria berat,

-oliguria,

terjadi 2 sampai 6 jam setelah konsumsi jengkol.

Analisis urin terhadap pasien menunjukkan:

- eritrosit,

-sel epitel,

-protein, dan

-kristal mirip jarum asam djenkolic.

Urolithiasis juga bisa terjadi, dengan asam djenkolic sebagai batunya.

Pada anak-anak kecil itu juga telah dilaporkan menghasilkan pembengkakan alat kelamin yang menyakitkan.

PENANGANAN

Pengobatan untuk toksisitas ini memerlukan hidrasi untuk meningkatkan aliran urin dan alkalinisasi urin dengan sodium bicarbonate.

Selanjutnya, keracunan ini dapat dicegah saat mengkonsumsi kacang djenkol dengan cara merebusnya terlebih dahulu, karena asam djenkolic dikeluarkan dari jengkolnya.

  • Penatalaksanaannya ditujukan untuk mencegah terbentuknya kristal dengan memberikan natrium bikarbonat 0,5 2 gram 4 kali perhari secara oral.
  • Bila terjadi gagal ginjal akut maka penatalaksanaan sesuai dengan gagal ginjal akut.
  • Tidak ada antidotum spesifik.

 

 

 

 

 

 

 

 

- Dr Agus Juanda/ Hiperkes Physician / Occupational Health Physician

- Email : ajuanda_id@yahoo.com

- HP : 08122356880

 

 

 

PEMBUATAN HEALTH PLAN DI SEBUAH PERUSAHAAN ,SILAHKAN CALL 08122356880  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Home
About me
Site Map

website counter

Copy right @2011, www.kesehatankerja.com