Artikel kesehatan kerja | Artikel kesehatan umum | Jasa Kesehatan Kerja | Jasa Kesehatan | Alat Kesehatan | Training Kesehatan | Alat Safety | Emergency medicine | Drugs | Law | Knowledge |
Health Talk
Health Risk Assesment
Vaccination
Hearing Conservation Program
First Aid Program
Konsultasi Kesehatan Kerja
Audit Kesehatan Kerja
Medical Emergency Response
Respiratory Protection Program
Ergonomi
Drugs and Equipment

 

GELOMBANG BIPHASIC VERSUS MONOPHASIC DEFIBRILLATOR

 

Batali dan Prevost menemukan bahwa arus lemah dapat menyebabkan fibrilasi ventrikel (VF) dan arus kuat bisa menghentikan VF .

Pada tahun 1956, Paul Zoll menggunakan Alternating Current(AC) defibrillator yang pertama pada pasien dengan sinkop .

handphone-tablet 

Defibrillator AC berhasil digunakan antara tahun 1956 dan 1961.

Pada tahun 1960, Bernard Lown memperkenalkan direct current (DC) defibrillator yang pertama .

Lown adalah standar untuk defibrilasi sampai perubahan defibrilasi biphasic yang dimulai pada akhir 1980-an.
Sebelum kita mulai, mari kita mendefinisikan beberapa istilah:


- Energi: energi di defibrillator dinyatakan dalam joule.

1 joule adalah unit kerja yang terkait dengan arus listrik satu amp melewati satu ohm resistance selama satu detik.
Ketika kita mengungkapkannya dalam formula, umumnya dinyatakan sebagai berikut:
Joule (Energi) = voltage X current X time
Joule telah menjadi pengganti untuk current dalam bahasa defibrillator modern.


-Arus listrik/current : adalah apa yang sebenarnya meng defibrilasi jantung.

Hal ini juga dinyatakan sebagai Voltage / Impedance (resistance).


- Impedansi: Resistensi terhadap Arus listrik ; ada resistensi di sirkuit listrik itu sendiri serta pada pasien. Jumlah impedansi pada pasien sulit untuk dit entukan karena berhubungan dengan massa tubuh, suhu, kualitas diaphoresis dari kontak dengan paddle atau pad .

Impedansi dinyatakan dalam ohm.


- Monophasic : Sebuah jenis gelombang defibrilasi di mana shock dikirim ke jantung dari satu vektor seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
Dalam gelombang ini, tidak ada kemampuan untuk menyesuaikan impedansi pasien, dan umumnya direkomendasikan bahwa semua defibrillator monophasic memberikan 360J energi pada pasien dewasa untuk memastikan arus maksimum disampaikan dalam menghadapi ketidakmampuan untuk mendeteksi pasien impedance.

- Biphasic : Sebuah jenis gelombang defibrilasi di mana shock dikirim ke jantung melalui dua vektor. bentuk gelombang biphasic awalnya dikembangkan untuk digunakan dalam defibrillator implan dan sejak itu menjadi standar di defibrillator eksternal /AED .

Sementara semua bentuk gelombang biphasic telah ditunjukkan untuk memungkinkan pe nghentian VF pada arus listrik lebih rendah dibandingkan defibrillator monophasic .

Hari ini di Indonesia , sebagian besar shock defibrilasi yang disampaikan melalui elektroda defibrilasi, pad, yang ditempatkan langsung di kulit pasien.

Pad defibrilasi ini lebih aman untuk penyelamat, dan karena mereka sesuai dengan dada umumnya dan mampu memberikan arus yang lebih efektif.

Perubahan besar kedua di defibrilasi adalah penggunaan gelombang biphasic untuk memberikan arus ke jantung.

Dengan gelombang biphasic, arus listrik dikirim ke jantung dalam dua vektor. Karena pendekatan dua-vektor, puncak arus yang dibutuhkan untuk mengkonversi aritmia berkurang, dan efisiensi shock sangat ditingkatkan.

Hal ini umumnya diterima bahwa hasil defibrilasi biphasic menyebabkan kurang kerusakan miokard jantung .

 

 

 

Situs ini adalah portal khusus untuk membahas pengembangan kesehatan kerja atau occcupational health di Indonesia.

Jika anda mempunyai pertanyaan tentang jasa pengembangan program kesehatan kerja di perusahaan atau tempat kerja anda, silahkan kontak :

- Dr Agus Juanda/ Hiperkes Physician / Occupational Health Physician

- Email : ajuanda_id@yahoo.com

- HP : 08122356880

- Website : http://www.kesehatankerja.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Home
About me
Site Map

website counter

Copy right @2011, www.kesehatankerja.com